Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Pondok Leera

Admin SID 14 Juli 2022 Dibaca 880 Kali
Pondok Leera

Tentang Pondok Leera

A. LOGO USAHA

B. SEJARAH

Pondok Leera dibangun pada tahun 2020 dan akan dibuka secara resmi dalam waktu dekat. Atas inisiatif dari pengelola yang sekaligus memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin Desa Angseri, beliau ingin memberikan contoh untuk memotivasi penduduk desa agar dapat melakukan hal yang serupa dalam mewujudkan Desa Angseri sebagai desa wisata. Pengelola menerapkan konsep back to nature pada bangunan penginapan ini. Desa Angseri sendiri memiliki hutan bambu yang sangat luas sehingga pengelola ingin mengangkat potensi sumber daya alam ini untuk dijadikan sebagai daya tarik pariwisata.   Oleh karena itu, sebagian besar bahan bangunan penginapan ini berasal dari bambu yang dimiliki oleh Desa Angseri itu sendiri.

C. PEMILIK

Pondok Leera merupakan usaha yang dimiliki oleh Nyoman Warnata, Perbekel Desa Angseri.

D. FASILITAS

E. KEUNGGULAN

Pondok Leera merupakan sebuah penginapan yang memiliki konsep “back to nature” dimana seluruh kerangka bangunan berasal dari alam Desa Angseri sendiri. Hal tersebut menjadikan penginapan ini berbeda dari penginapan lainnya yang mayoritas bergaya modern. Selain itu, lokasi Pondok Leera cukup strategis karena dikelilingi oleh terasering sawah dan dapat pemandangan perbukitan. Pengunjung yang menginap di Pondok Leera akan merasakan ketenangan karena nuansa lokasinya yang sangat segar dan hijau.

F. ALAMAT

Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

G. MEDIA SOSIAL

Instagram        : pondok_leera

WhatsApp       : 081338188144

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58