Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Arti Lambang Desa Angseri

Admin SID 11 Agustus 2023 Dibaca 881 Kali
Arti Lambang Desa Angseri

Lambang Desa merupakan panji kebesaran dan symbol cultural bagi masyarakat desa yang mencerminkan kekhasan desa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

Lambang Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan berbentuk Segi Lima dengan warna dasar putih yang dilatar belakangi oleh Gunung Batukaru dengan warna Hijau

ARTI LAMBANG DESA ANGSERI

SEGI LIMA  : Melambangkan Dasar Negara “ PANCA SILA “
PADI DAN KAPAS : Melambangkan Kemakmuran Sandang dan Pangan atau Bhoga  dan Upabhoga
GUNUNG, SAWAH, LADANG DAN AIR : Melambangkan Kesuburan dan Kemakmuran
PADMASANA : Melambangkan  simbolis alam semesta, sebagai sthana Ida Sanghyang Widhi wasa, yang dibangun dalam bentuk bangunan yang menjulang tinggi
PENJOR : Melambangkan Kegiatan Upacara keagamaan dan Adat Istiadat 
RANTAI   Melambangkan Persatuan dan Kesatuan seluruh warga masyarakat dan semua Aktivitas Desa baik Pemerintahan, Adat dan Agama yang didukung oleh empat Banjar Dinas yaitu : Banjar Angseri, Banjar Angseri Kelod, Banjar Tegeh dan banjar Munduk Lumbang.

KETENTUAN WARNA :

  1. Gunung berwarna Hijau bermakna Subur dan Sejuk.
  2. Kapas dengan warna Hijau dan Putih.
  3. Padi dengan warna Kuning
  4. Padmasana dengan warna Kuning/ Merah Bata.
  5. Sawah,Ladang dan Air warna Biru
  6. Penjor berwarna Kuning, Hijau dan Merah
  7. Rantai berwarna kuning
  8. Pita Nama Desa, berwarna Merah, Tulisan berwarna Hitam

ARTI WARNA :

  1. Warna Hijau : berarti Subur, Sejuk dan penuh Toleransi
  2. Warna Kuning : berarti Luhur dan Agung
  3. Warna Merah Bata : berarti Keperwiraan dan Kepahlawanan
  4. Warna Putih : berarti Suci Nirmala
  5. Warna Hitam : berarti Kegaiban dan Sakral
  6. Warna Biru : berarti Luas, Terbuka dan Kebebasan
  7. Warna Merah : berarti perjuangan, semangat, keberanian, kekuatan, dan ketahanan.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58