Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Desa Angseri Gelar Musdes Perencanaan Pembangunan RKP Desa 2026, Libatkan Penuh Partisipasi Warga

Admin SID 30 Juni 2025 Dibaca 364 Kali
Desa Angseri Gelar Musdes Perencanaan Pembangunan RKP Desa 2026, Libatkan Penuh Partisipasi Warga

Senin (30/06/2025)

Angseri, Baturiti, 30 Juni 2025 - Ruang Rapat Perbekel Desa Angseri hari ini menjadi saksi momentum penting bagi perencanaan masa depan desa. Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2026 sukses diselenggarakan dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Acara ini bertujuan untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan dan aspirasi warga Angseri.

Musdes RKP Desa 2026 diawali dengan suasana khidmat. Pembukaan acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, menumbuhkan rasa kebangsaan di antara hadirin. Doa dipanjatkan untuk kelancaran musyawarah dan keberkahan bagi desa.

Rangkaian sambutan-sambutan menjadi bagian penting dalam mengawali musyawarah ini. Diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Ketua BPD Desa Angseri, yang menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Perbekel Desa Angseri, Bapak I Nyoman Warnata, S.Sos, yang menyampaikan visi dan misi pembangunan desa serta harapan agar Musdes ini menghasilkan rumusan program yang komprehensif.

Kehadiran perwakilan kecamatan juga menjadi penyemangat. Camat Baturiti, Yang diwakilkan oleh Bapak Ketut Lendra, turut memberikan sambutan, mengapresiasi inisiatif Desa Angseri dalam melibatkan masyarakat secara aktif. Sambutan dari Pendamping Desa juga memberikan pandangan dan arahan terkait proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif.

Musdes_Penyusunan_RKP_2026 

Arah Kebijakan dan Aspirasi Masyarakat

Sesi inti musyawarah diawali dengan paparan Perbekel mengenai arah kebijakan pembangunan desa berdasarkan pencermatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa. Paparan ini memberikan gambaran umum tentang visi jangka panjang desa yang akan menjadi landasan penyusunan RKP Desa 2026.

Kemudian, penyampaian pandangan pokok pikiran BPD yang diperoleh dari serap aspirasi masyarakat menjadi agenda selanjutnya. Ini memastikan bahwa suara dan kebutuhan dari berbagai lapisan masyarakat telah terangkum dan menjadi pertimbangan utama.

Selanjutnya, program dan kegiatan pembangunan desa yang diusulkan masyarakat menjadi fokus pembahasan. Berbagai ide dan kebutuhan disampaikan, mulai dari infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif, mencari solusi terbaik untuk setiap usulan.

Perumusan Prioritas dan Pembentukan Tim

Dari berbagai masukan dan pembahasan, kemudian dilakukan perumusan arah kebijakan pembangunan desa yang lebih konkret dan terukur. Ini menjadi pedoman utama dalam menyusun rencana program prioritas.

Agenda berikutnya adalah penetapan rencana program prioritas penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa untuk tahun 2026. Prioritas ini ditetapkan berdasarkan urgensi, dampak, dan kemampuan desa.

Untuk memastikan kelancaran proses selanjutnya, dilakukan pembentukan Tim Verifikasi RKP dan Tim Penyusun RKP. Tim ini akan bertanggung jawab dalam mengolah dan merampungkan draf RKP Desa 2026.

Sesi tanya jawab menjadi penutup rangkaian pembahasan, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengklarifikasi dan memberikan masukan terakhir. Musdes diakhiri dengan penutup, menandai berakhirnya tahap penting dalam perencanaan pembangunan Desa Angseri.

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif, Desa Angseri optimis RKP Desa 2026 akan menjadi dokumen perencanaan yang solid dan membawa desa menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Humas Pemerintah Desa Angseri

Kontak: [email protected]

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58