Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) Bulan Juli 2025 di Banjar Dinas Tegeh

Admin SID 21 Juli 2025 Dibaca 365 Kali
Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) Bulan Juli 2025 di Banjar Dinas Tegeh

Senin (21/07/2025)

Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) Bulan Juli 2025 di Banjar Dinas Tegeh

Angseri, Baturiti - Pada tanggal 21 Juli 2025, Banjar Dinas Tegeh sukses menyelenggarakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang kini terintegrasi dengan Layanan Primer (ILP). Acara ini merupakan wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan mudah diakses langsung di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari bayi, balita, ibu hamil, hingga lansia. Kehadiran kader kesehatan yang sigap dan tenaga medis dari Puskesmas setempat memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan yang optimal.

posyandu_tegeh2 

Berbagai Layanan Tersedia dalam Satu Lokasi

Integrasi Layanan Primer dalam Posyandu ini memungkinkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan tanpa harus berpindah tempat. Beberapa layanan yang disediakan antara lain:

  • Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak: Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, imunisasi rutin, pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil, serta konseling gizi dan tumbuh kembang anak.
  • Pemeriksaan Kesehatan Berkala: Pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sederhana, dan konsultasi kesehatan umum bagi dewasa dan lansia. Ini adalah langkah penting dalam deteksi dini penyakit tidak menular.
  • Edukasi Kesehatan: Sesi edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, sanitasi lingkungan, dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai penyakit.
  • Penyuluhan dan Konseling: Layanan konsultasi personal mengenai berbagai masalah kesehatan, termasuk keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Manfaat Integrasi Layanan Primer

Penerapan konsep Integrasi Layanan Primer dalam Posyandu ini membawa banyak manfaat, di antaranya:

  • Aksesibilitas yang Lebih Baik: Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan dasar, karena semuanya tersedia di Posyandu terdekat.
  • Pelayanan yang Komprehensif: Berbagai jenis layanan kesehatan terintegrasi dalam satu wadah, memungkinkan deteksi dini, pencegahan, dan penanganan masalah kesehatan secara lebih efektif.
  • Peningkatan Kesadaran Kesehatan: Edukasi yang berkelanjutan di Posyandu membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
  • Partisipasi Aktif Masyarakat: Kegiatan Posyandu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan diri dan lingkungannya.

Harapan ke Depan

Kegiatan Posyandu ILP di Banjar Dinas Tegeh pada Juli 2025 ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat upaya kesehatan di tingkat desa. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, Banjar Dinas Tegeh berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Mari bersama-sama kita jaga dan tingkatkan kesehatan keluarga demi masa depan yang lebih baik.

Humas Pemerintah Desa Angseri

Kontak: [email protected]

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58