Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Sekretaris Desa Angseri Hadiri Minilokakarya Kecamatan Baturiti untuk Percepatan Penurunan Stunting

Admin SID 15 Mei 2025 Dibaca 452 Kali
Sekretaris Desa Angseri Hadiri Minilokakarya Kecamatan Baturiti untuk Percepatan Penurunan Stunting

Kamis 15/05/2025)

Angseri, Baturiti, 15 Mei 2025 - Sekretaris Desa Angseri, I Ketut Nuartha, menghadiri undangan Minilokakarya Kecamatan Baturiti yang diselenggarakan di Kantor Penyuluh KB Kecamatan Baturiti. Kegiatan ini digelar dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia serta mensinergikan program lintas sektor untuk konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Tabanan.

Minilokakarya ini bertujuan untuk:

  1. Mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga dan hasil pemantauan di tingkat kecamatan se-Kabupaten Tabanan tahun 2025.

  2. Memperkuat kolaborasi antar-sektor, termasuk dinas kesehatan, dinas sosial, penyuluh KB, dan pemerintah desa, guna meningkatkan efektivitas intervensi penurunan stunting.

  3. Menyusun strategi terpadu berdasarkan data terkini untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Baturiti dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Baturiti menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam pendataan, pendampingan, dan edukasi kepada keluarga berisiko stunting. "Sinergi dari tingkat desa hingga kabupaten sangat menentukan keberhasilan program ini," ujarnya.

Komitmen Desa Angseri dalam Penurunan Stunting

I Ketut Nuartha selaku Sekretaris Desa Angseri menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya, antara lain:

  • Pemantauan berkala terhadap balita dan ibu hamil melalui posyandu dan kader kesehatan.

  • Edukasi gizi melalui penyuluhan kerja sama dengan Puskesmas dan TP PKK desa.

  • Pendataan akurat keluarga dengan balita stunting untuk memastikan intervensi tepat sasaran.

"Kami berkomitmen mendukung penuh program percepatan penurunan stunting dengan mengoptimalkan peran kader dan fasilitas kesehatan di desa," tegas Nuartha.

Hasil dan Tindak Lanjut

Minilokakarya menghasilkan beberapa rekomendasi, termasuk:
✔ Intensifikasi pendampingan oleh kader desa dan tim kesehatan.
✔ Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program gizi dan sanitasi.
✔ Pelatihan kader dalam pemantauan perkembangan anak dan konseling gizi.

Diharapkan, melalui kolaborasi multipihak, Kabupaten Tabanan dapat mencapai target penurunan stunting sesuai RPJMN 2025 dan Perpres No. 72/2021.

#PenurunanStunting
#DesaAngseriPeduliStunting

#KaderKesehatanHebat
#KolaborasiCegahStunting
#TabananSehat

#MinilokakaryaBaturiti 

#BalitaSehatIndonesiaMaju

Humas Pemerintah Desa Angseri

Kontak: [email protected]

 

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58